10 April 2020

Keagungan dan Keluasan Sifat Allah (QS 18:109 dan 27:31)

AL-KAHFI:109



Artinya :

Katakanlah (Muhammad), "Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)".

LUKMAN:31

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) setelah (kering)nya, nescaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Tafsir dari ayat di atas:

Seandainya semua lautan yang ada menjadi tinta dan semua pepohonan yang ada menjadi penanya, kemudian ditambahkan lagi hal yang sama untuk menulis kalimat-kalimat Allah, sifat-sifatNya, ilmuNya, hikmah-hikmahNya, qudrat(kekuasaan)Nya dan rahmatNya, tentulah semua pena patah dan lautan itu menjadi kering sebelum penulisannya selesai; sedangkan kalimat-kalimat Allah masih tetap utuh, tiada yang dapat menghabiskannya.

Semua yang disebutkan itu makhluk, sedangkan makhluk ada habisnya. Firman Allah adalah termasuk sifatNya, sedangkan sifatNya bukan makhluk dan tidak ada batasnya. Keluasan dan kebesaran apa saja yang dibayangkan hati. Maka Allah s.w.t. lebih dari itu.

Jika dikumpulkan pengetahuan makhluk terdahulu sehingga yang datang kemudian, baik yang terdiri dari penghuni langit maupun penghuni bumi, lalu dihubungkan kepada ilmu Allah, tentu lebih sedikit daripada air yang diteguk oleh seekor burung dengan paruhnya ke tengah-tengah lautan.

Seseorang tidaklah mampu memberikan penghormatan kepadaNya dengan penghormatan yang semestinya, dan tiada seorang pun yang dapat memujiNya dengan pujian Allah terhadap diriNya sendiri.

Allah adalah seperti apa yang dikatakanNya, tetapi di atas segala sesuatu yang kita katakan.Sesungguhnya perumpamaan kenikmatan dunia dari awal hingga akhir di dalam nikmat ukhrawi sama dengan perumpamaan sebiji sawi di dalam besarnya dunia ini secara keseluruhan.

Yang demikian adalah kerana Allah s.w.t. memiliki sifat-sifat yang agung lagi luas, dan kepadaNya kembali semua kesudahan.