17 May 2020

Semua Bersholawat ke Nabi Muhammad SAW QS-33:56

Surat Al-Ahzab:56


Artinya:
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.


Tafsir Syamil Qur'an
Shawlawat dari Allah berarti memberi rahmat, dari malaikat memohonkan ampun dan kalau orang-orang mukmin berarti berdoa agar diberi rahmat seperti dengan perkataan Allahumma shali 'ala Muhammad.

Cara mengucapkan shalawat kepada nabi
Assalamualaika ayyuhan Nabi artinya semoga keselamatan kepadamu, wahai nabi.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I 

Salawat dari Allah berarti memberi rahmat (Allah menyanjung Nabi Muhammad, dan para malaikat berarti berdoa dengan memohonkan ampunan. Karena itu, dan orang-orang yang beriman diminta untuk bersalawatlah untuk nabi, seperti dengan berkata 

  • Allohumma shalli 'ala Muhammad (semoga Allah melimpahkan kebaikan dan ke-berkahan kepada nabi Muhammad), dan 
  • ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya, dengan mengucapkan perkataan seperti assalamu 'alaika ayyuhan-nabiy (semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai nabi). 

Tafsir An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Ayat ini mengingatkan tentang sempurnanya dan tingginya derajat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, demikian pula kedudukannya di sisi Allah dan di hadapan makhluk-Nya serta tinggi namanya. 

Yakni Allah memuji Beliau di hadapan para malaikat, karena Allah cinta kepada Beliau, para malaikat yang didekatkan pun memuji Beliau serta mendoakannya. Karena mengikuti Allah dan para malaikat-Nya serta sebagai balasan terhadap jasanya, sekaligus untuk menyempurnakan iman kita, sebagai bentuk pemuliaan terhadap Beliau, penghormatan dan kecintaan kepada Beliau serta untuk menambah kebaikan kita, menghapuskan kesalahan kita. 

Ucapan shalawat dan salam yang terbaik adalah yang Beliau ajarkan kepada para sahabatnya, yaitu yang biasa kita baca dalam tasyahud. Bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam diperintahkan dalam setiap waktu, terutama

  • Dalam shalat setelah tasyahhud, 
  • Takbir kedua dalam shalat janazah, 
  • Masuk dan keluar masjid, 
  • Dalam qunut witir, 
  • Pada siang dan malam Jum’at, 
  • Setelah mendengar azan, 
  • Dalam dzikr pagi dan petang, dan sebelum berdoa
  • Duduk di suatu majlis (sebagaimana diterangkan dalam beberapa hadits). 
  • Demikian pula dalam khutbah dan mukaddimah (pengantar).